Senin, 19 Maret 2012

Ini Sekitar Satu Tahun yang Lalu

Ini pengalaman saya...
Mungkin pembaca sudah muak dengan permasalahan di dunia ini yang sering disebut dengan "cinta". Cinta digadang-gadang adalah ciptaan Tuhan yang mampu memberikan sejuta keindahan bagi yang menerimanya. Ya, menerimanya, lalu, bila cinta itu diambil, apa yang dirasakan oleh si penerima tadi?Sebentar, diambil?Siapa yang mengambil? Tuhan? Untuk apa diambil kalau sebelumnya diberikan?Bisa kita renungkan. Mungkin bukan diambil tetapi kitalah yang tidak menjaganya,bisa jadi cinta itu kemudian hilang karena lelah menjadi sesuatu yang tidak dijaga, merasa di anak tirikan, dan semacamnya. Atau memang ada indikasi diambil?Entahlah...Kembali kepada apa yang dirasakan si penerima setelah cintanya hilang. Sakit mungkin, atau malah girang karena tak ada beban bila cinta diartikan sebagai sebuah tanggungan? Cinta memang sulit untuk didefinisikan.

Dulu, saya pernah bertemu dengan seseorang, entah siapa yang menemukan dan siapa yang ditemukan kalo kata Fahd Djibran hehehe. Pertemuan itu begitu indah bagi saya, sampai-sampai saya luangkan semua waktu saya untuk bisa bertemu dan bercengkrama dengan dia. Sebut saja orang itu "A". Semenjak saya mengenal "A", saya sadar ada dunia baru yang saya masuki. Ada sesuatu yang baru saat saya berjumpa dengan dia. Apa ini cinta?mungkin bisa dibilang seperti itu. Saat kita ingin berada di dekat seseorang tanpa alasan, saat kita ingin terus bersamanya tanpa alasan. Semenjak kami dekat, sering kami memnghabiskan waktu bersama dengan hal-hal yang sebenarnya sepele, tapi ada sesuatu yang unik yang saya rasakan, entah dengan dia, apakah merasakan hal yang sama?

Banyak tempat menjadi saksi bisu pertemuan kami, khususnya di Jogja ini. Sebenernya ada satu kota lagi yang  menjadi tempat terciptanya cerita aku dan A, akan kuceritakan kota itu lain kali. Kami sering menghabiskan waktu hanya duduk di depan teras rumahnya dengan ditemani segelas sirup atau terkadang air putih hehehe oh ya,kalo si A baca, gmana kabar tante,om, dan adek sepupumu?sudah lama tak bertemu mereka. Lanjut lagi teman-teman. Di teras itu hanya duduk dan ngobrol ngalor ngidul, tapi aku suka, hanya saling terdiam kadang, tapi aku juga suka. Karena apa aku suka? Karena ada kamu di situ, entah apa yang akan kita lakukan, asal ada kamu di situ, aku suka.
Mungkin ini kali yang orang sebut dengan cinta. Suatu perasaan diman kita merasa nyaman, bahagia, dan tak bosan-bosannya berada di dekat seseorang. Semuanya begitu indah dahulu.

2 komentar: